Sebuah Pintu

Kala itu ada seseorang yang sedang berusaha mendekati pintu.Sebut sajalah dia sang tamu.  Pintu yang beberapa waktu lalu sudah ditutup oleh pemiliknya, pintu itu masih penuh dengan kekecewaan sang pemilik. Tiba-tiba tanpa disangka seseorang terus aja mendekati pintu itu,mencoba membukanya, mencoba meruntuhkan pertahanan dari sang pemilik. Pintu pun tak juga bisa menolaknya.Sampai pada akhirnya pintu berhasil dibuka.

Lama kelamaan pintu mulai menerima kehadiran sang tamu, pintu mulai terbiasa disinggahi sang tamu hingga kebiaaan itu membuat pintu membutuhkan sang tamu
........
Seiring waktu berlalu, pintu sangat nyaman dihadiri sang tamu. Bahkan pintu selalu menunggu sang tamu menemui dan membuka nya lagi. Pintu berharap ia terus bisa menjadi tempat sang tamu menetap. Bahkan pintu teramat berharap sang tamu taakan pernah meninggalkan nya,sang tamu akan terus bersama. Terkurung didalam nya. Sebesar itu harapan pintu pada sang tamu.

Sayangnya, pintu lupa siapakah dirinya. Sang pintu lupa dimana ia berada. Bagaimanapun pintu tetaplah pintu. Mudah dibuka,dan ditinggalkan begitu saja.
Sang tamu pergi
Memberikan luka tanpa membawa kenangan indah membersamainya
Hanya meninggalkan luka
Di sebuah rumah sepi dan kosong lagi
Sendiri. 

-Tamat-

Komentar