Cerpen Untukmu lelaki ku

Waktu menjadi saksi betapa aku menyayangimu. Hari demi hari yang kita lalui menumbuhkan rasa dalam hatiku. Hati yang dulu ingin ku tutup sepenuhnya dari perasaan kelabu bernama cinta. Karna kekecewaanku pada masa lalu. Aku tak pernah membencinya atas luka yg pernah ia berikan. Aku hanya ingin menjauhinya untuk bisa melupakan kata ‘benci’ tersebut. Tapi semakin aku mencoba semakin aku merasakan sakit yang teramat dalam.

Kamu dengan segala kebaikanmu mampu meruntuhkan ego ku. Menghapus perlahan luka dengan perhatianmu. Memberi sedikit udara sejuk pada hati yang telah rapuh untuk kembali membuka diri. Kembali menunjukan sisa keberanian menghadapi perasaan tak menentu yang akan datang. Aku mulai membuka hati, membuka hatiku untukmu. Mencoba melupakan yang telah lalu. Mengikhlaskan yang  telah terjadi. Apapun itu. Aku menerimamu menjadi bagian dari hidupku. Perlahan. Aku yakin aku akan terbiasa dengan kehadiranmu.  Aku yang sekarang telah jatuh hati padamu.

Segala tentangmu telah menjadi santapan asik untuk bisa ku ketahui. Kekuranganmu tak menjadikan sayang ini berkurang. Kelebihanmu justru menambah semangatku untuk menjadi pantas bersanding denganmu. Perempuan memang begitu, selalu menjatuhkan perasaan teramat dalam pada hati yang telah membawanya bahagia.

Karna rasa sayangku ini aku terus saja penasaran. Bagaimana dengan kehidupanmu, bagaimana dengan masa lalumu. Lama kelamaan aku tahu, kamu ternyata masih mempunyai rasa untuk perempuan disana. Perempuan yang dulu kau perjuangkan tapi tak dihiraukan. Mengetahui fakta tersebut hatiku sedikit sakit, tapi tetap tak meyurutkanku untuk menyayangimu. Kedekatanmu dengan banyak perempuan terkadang memang membuatku ragu atas kepercayaan yang aku berikan.  Aku berusaha membuat kamu benar-benar jatuh hati padaku, seperti aku yang telah jatuh hati padamu.


Aku akan menunggu kapan saat itu terjadi. Aku selalu menunggu. Rasa sabar masih terus bersamaku. Keyakinan ini atas dirimu akan aku perjuangkan bersama doa doa yang selalu aku panjatkan pada-Nya. Berharap jika memang kamu terbaik untukku, kelak dipersatukan dengan cerita indah yang telah di skenario kan.

Komentar

Posting Komentar