Negri pemberi mimpi
Negri ini mungurungku dalam dunia
palsu
Memasung nalarku menjadi khayalan
semu
Tak sadar terbuai dalam waktu berlalu
Jatidiri peraih mimpi menjadi
pengkhayal sejati
Jiwa terbelenggu iri nafsu
menguasai hati
Ketakutan menghinggapi kebimbangan
mengahantui
Kala asa tak terpenuhi kebencian merajai
Kala asa tak terpenuhi kebencian merajai
Raga seakan ingin mati meninggalkan
jiwa yang sepi
Para penghibur tak mau mendampingi
Ksatria penolong tak juga
ditemui
Sibuk sendiri dengan urusan pribadi
Masa yang datang terasa hampa
Masa yang datang terasa hampa
Seakan nyaman pada sahabat
kehidupan
Mimpi panjang berlalu tanpa
penyelesaian
Kenyataan semakin menyakitkan
Fikiran-fikiran
mulai menyebalkan
Mata-mata
seperti mengucilkan
Tawa
tawa terasa merendahkan
Hujatan hujatan bak sayatan tajam
Berusaha menghindar makin menyakitkan
Mencoba melawan tak punya pegangan
Mencari arah tertutup tabir
hitam
Cahaya surya laksana sinar
kepedihan
Aku tak ingin tertahan
menjadi budak tanpa harapan
Di bumi ini yang tanpa arti
“Bebaskan aku tuhan dari negri pemberi mimpi”
Komentar
Posting Komentar