Puisiku

                  Negri pemberi mimpi
                            
Negri ini mungurungku dalam dunia palsu
Memasung nalarku menjadi khayalan semu
Tak sadar terbuai dalam waktu berlalu
Jatidiri peraih mimpi menjadi pengkhayal sejati
Jiwa terbelenggu iri nafsu menguasai hati
Ketakutan menghinggapi kebimbangan mengahantui

Kala asa tak terpenuhi kebencian merajai
Raga seakan ingin mati meninggalkan jiwa yang sepi
Para penghibur tak mau mendampingi
Ksatria penolong tak juga ditemui
Sibuk sendiri dengan urusan pribadi
Masa yang datang terasa hampa
Seakan nyaman pada sahabat kehidupan
Mimpi panjang berlalu tanpa penyelesaian

Kenyataan semakin menyakitkan
Fikiran-fikiran mulai menyebalkan
Mata-mata seperti mengucilkan
Tawa tawa terasa merendahkan
Hujatan hujatan bak sayatan tajam
Berusaha menghindar makin menyakitkan
Mencoba melawan tak punya pegangan
Mencari arah tertutup tabir hitam
Cahaya surya laksana sinar kepedihan
Aku tak ingin tertahan menjadi budak tanpa harapan
Di bumi ini yang tanpa arti

“Bebaskan aku tuhan dari negri pemberi mimpi”






Komentar